by Novi Nadya | 24 Jan 2026
Lunar New Year di Jakarta selalu punya dua rupa. Sebagai perayaan tradisi yang sarat simbol dan ritual. Dan telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup urban—dirayakan dengan cara yang lebih personal, reflektif, dan selaras dengan ritme kota. Tahun ini, di bawah naungan Shio Kuda Api yang melambangkan keberanian, ambisi, dan energi progresif, perayaan itu menemukan bentuknya yang semakin solid.
Di jantung kota, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta menafsirkan Lunar New Year bukan sebagai agenda musiman, melainkan sebagai rangkaian pengalaman. Sebuah interpretasi yang tidak berhenti pada dekorasi atau seremoni, tetapi meresap ke dalam rasa, suasana, hingga ruang untuk jeda—sesuatu yang semakin bernilai di kota yang terus bergerak cepat.
Hampers sebagai Gestur, Bukan Sekadar Hadiah

Di tengah budaya berbagi yang menjadi esensi Lunar New Year, hamper kerap menjadi bahasa pertama yang dipilih. Namun dihadirkan dengan pendekatan yang lebih personal. Terinspirasi dari keanggunan furnitur antik Tiongkok, koleksi hampers dirancang sebagai gestur yang penuh makna.
Prosperity Hamper ditawarkan dengan harga Rp 1.788.000, berisi pilihan klasik seperti nastar, peanut butter cookies, nian gao, jasmine loose tea, serta lapis legit berukuran 9 x 9 cm. Sementara Abundance Hamper, dengan harga Rp 2.188.000, menghadirkan komposisi yang lebih lengkap, termasuk almond cookies, sesame mixed nuts, assorted candies, dan lapis legit berukuran lebih besar, 9 x 18 cm. Bagi mereka yang memilih kesederhanaan dengan makna kuat, lapis legit ukuran 18 x 18 cm tersedia secara terpisah dengan harga Rp 988.000.
Meja Makan sebagai Titik Temu

Tak ada Lunar New Year tanpa kebersamaan di meja makan. Di Signatures Restaurant, pengalaman Lunar Flames of Prosperity merangkai simbolisme keberuntungan ke dalam narasi rasa yang lebih modern. Pengalaman buffet ini tersedia pada 16 dan 17 Februari 2026, dengan harga Rp 988.000++ per orang.
Abalone dipilih sebagai simbol kemewahan dan kelimpahan, Yu Sheng menjadi ritual kebersamaan yang akrab dalam perayaan Lunar New Year, sementara kepiting tumis merepresentasikan keberanian dan determinasi—karakter yang lekat dengan Tahun Kuda Api. Live station lamian menambah lapisan makna tentang umur panjang dan keberkahan, diiringi pertunjukan barongsai yang menghidupkan suasana tanpa kehilangan nuansa elegan.
Ketika Perayaan Berarti Jeda
Di balik kemeriahan perayaan, Lunar New Year juga membawa pesan tentang keseimbangan. Di Kempinski The Spa, pesan ini diterjemahkan melalui Lunar New Year Healing Journey—sebuah pengalaman relaksasi yang dirancang untuk dinikmati bersama.
Ritual perawatan selama 120 menit untuk pasangan ini dipadukan dengan pilihan Singing Bowl atau Crystal Reiki Healing Experience, menawarkan ruang hening di tengah suasana perayaan. Sebuah cara merayakan tahun baru dengan kesadaran penuh, ketika kemakmuran tidak hanya dimaknai secara material, tetapi juga emosional dan spiritual.
Menginap, Tanpa Harus Pergi Jauh

Bagi keluarga urban, merayakan Lunar New Year kini tak selalu identik dengan perjalanan ke luar kota. Paket menginap eksklusif memungkinkan perayaan berlangsung tanpa meninggalkan Jakarta, dengan penawaran potongan harga kamar serta berbagai keuntungan tambahan.
Menginap di akhir pekan terasa lebih praktis sekaligus istimewa—lengkap dengan sarapan bersama keluarga, akses ke fasilitas kebugaran, kolam renang rooftop, serta konektivitas langsung ke pusat gaya hidup kota. Sebuah pengalaman yang menghadirkan kemewahan dalam bentuk yang lebih relevan dengan kebutuhan urban masa kini.
Di Tahun Kuda Api, Lunar New Year di Jakarta menemukan momentumnya sebagai pengalaman yang lebih reflektif. Bukan hanya tradisi tahunan, melainkan pernyataan gaya hidup yang merangkul rasa, makna, dan jeda.