by EBI | 02 Nov 2020
Menikah adalah salah satu
keputusan besar dalam kehidupan manusia. Memutuskan untuk menikah memerlukan
pertimbangan panjang dan keyakinan kuat. Bagaimana tidak? Pernikahan bukan
hanya menyatukan dua orang, melainkan juga dua keluarga yang tidak saling
mengenal sebelumnya.
Kapan waktu yang tepat
untuk menikah? Semua kembali pada Anda dan pasangan. Menikah di usia muda dan tua
punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun kali ini Le
Mariage akan memberikan beberapa
kelebihan menikah
di usia muda.
Secara Ilmiah Anda
Akan Lebih Bahagia
Menurut “Knot-Yet Report” dari National Marriage Project 2013, mereka
yang menikah pada usia muda ternyata akan lebih bahagia dibanding orang-orang
yang menunda pernikahan. Dalam penelitian tersebut, orang berusia 20-28 tahun yang mengatakan mereka “sangat puas dengan hidup” adalah mereka yang
menikah. Dalam penelitian yang sama, wanita yang lebih bahagia adalah mereka yang menikah pada usia 24-26 tahun. Jika
secara fakta ilmiah saja menikah muda bisa membuatmu lebih bahagia, maka kenapa
tidak?
Pria Yang Menikah Muda Akan
Menghasilkan Lebih Banyak Uang
Data American Community Survey pada 2011-2013 menunjukkan bahwa pria
yang menikah di usia 20-an akan menghasilkan lebih banyak uang dibandingkan mereka yang menikah
di usia 30 tahun keatas. Secara umum, pria yang telah menikah memang
menghasilkan lebih banyak uang dibanding mereka yang masih lajang. Barangkali semangat kerja
muncul karena sudah ada keluarga yang harus dibiayai. Produktivitas pria yang sudah menikah juga
bisa meningkat. Pria sudah tidak lagi repot memikirkan kebutuhan sehari-hari,
karena sudah
ada istri yang mengurus semua keperluannya. Terkadang
semangat dan
produktivitas kerja yang lebih baik memang bisa datang dari komitmen di
depan Tuhan.
Belajar Bertanggung Jawab
Lebih Awal
Kebanyakan orang memilih
untuk tidak menikah muda karena masih ingin menikmati hasil kerja mereka untuk
diri sendiri. Cepat atau lambat kamu tidak bisa terus lari dari
kehidupan. Suatu hari, hal yang Anda hindari juga harus dihadapi. Menikah di usia muda akan
membuat Anda lebih dewasa dan bertanggung jawab terhadap hidup.
Bagaimana tidak, menikah biasanya identik dengan berhentinya sokongan finansial
dari orang tua. Anda dan pasangan harus menyiasati segala permasalahan
hidup berdua.
Kehidupan Seksual Akan
Lebih Hot
Pada tahun 2011, Dana
Rotz, seorang peneliti dari Harvard
mengungkapkan bahwa pasangan yang menikah di usia 20 tahun akan memiliki hubungan
seksual yang lebih baik dibandingkan mereka yang menikah lebih lama. Dalam penelitian yang
sama juga terungkap bahwa penundaan pernikahan selama empat tahun akan mengurangi
frekuensi hubungan seksual pasangan itu sebanyak satu kali tiap bulannya.
Lalu apa yang
membuat Anda ragu, apalagi yang lebih membahagiakan dari bisa mengekspresikan
rasa sayang pada pasangan lewat berbagai cara dan secara sah.
Kalian Akan Menghasilkan Anak Yang Baik
Usia di bawah 30 tahun
adalah waktu paling ideal bagi seorang wanita untuk memiliki anak. Selepas usia
30 tahun, sel telur yang dihasilkan sudah tidak akan seprima wanita usia 20-an. Padahal sel telur yang
baik adalah cikal bakal anak berkualitas. Menikah muda membuatmu dan pasangan
punya kesempatan lebih besar untuk menghasilkan keturunan dengan kualitas baik. Selain kondisi tubuh yang prima, usia muda
juga memberi Anda kesempatan lebih luas untuk menyesuaikan diri saat
anak lahir. Kalau Anda ingin full stay home-mom sampai
anak usia lima tahun, membangun bisnis di usia 25 masih lebih masuk
akal dibanding resign dari posisi manager di usia 35. Di usia muda, kesempatan untuk menyesuaikan
diri dengan perubahan selepas anak lahir akan lebih besar Anda dapatkan.
Sumber: Hipwee
foto: blogspot