by Gunawan Satyono | 29 Jun 2026
Pada 21 Mei 2026 yang lalu, Artesian Bar Jakarta memperkenalkan SLOW ROOTS, sebagai cocktail program terbaru, terinspirasi serta bentuk penghormatan terhadap kekayaan alam Indonesia yang lahir dari sebuah filosofi sederhana: What grows together, pours together.

Lebih dari sekadar menu, SLOW ROOTS merupakan implementasi dari conscious luxury, di mana pertanian, seni, dan hospitality berpadu menjadi pengalaman multisensori yang berkarakter. Semua elemen yang digunakan, mulai dari penggunaan bahan musiman, produk lokal, menu yang dicetak di atas kertas organik, hingga coaster yang dibuat dari limbah kopi dari bar sendiri. “Ini bukan sekadar sustainability initiative,” ujar Andrea, Beverages Manager Artesian Bar Jakarta. “SLOW ROOTS mencerminkan bagaimana kami memandang masa depan modern hospitality yang berakar pada tanggung jawab, sustainability, kreativitas, dan hubungan yang lebih dekat dengan komunitas.”

Kelapa dan Kecombrang Margarita
Terinspirasi dari semangat global Slow Movement, koleksi cocktail ini terbagi ke dalam empat chapter: SOIL, SPROUT, BLOOM, dan HARVEST, dengan masing-masing merepresentasikan fase pertumbuhan yang diterjemahkan melalui botanical dan hasil bumi Indonesia. Artesian juga memperkenalkan interpretasi modern dari cita rasa khas Indonesia melalui kreasi seperti Tempe Martini, Pie Susu Old Fashioned, Pala Negroni, dan Kecombrang Margarita, yang menghadirkan dialog antara budaya dan nostalgia melalui pendekatan mixology kontemporer.

Untuk melengkapi SLOW ROOTS cocktail experience, karya
ilustrasi dari Erianto, seniman yang dikenal melalui pendekatan visualnya yang
whimsical sekaligus reflektif, menghadirkan. Ilustrasi yabng playful namun penuh
makna dari Erianto menghadirkan interpretasi visual yang selaras dengan
karakter koleksi ini. Karyanya menjadi pengingat bahwa rasa, layaknya seni,
selalu lahir dari akar cerita dan pengalaman yang dibagikan bersama

Artesian Jakarta menempatkan sustainability sebagai perpanjangan alami dari hospitality yang penuh perhatian dengan bekerja sama dengan sejumlah petani lokal seperti YUM Organic Farm dan Kebun Mama Organic, serta menyisihkan 1% hasil penjualan dari beberapa selected cocktails untuk mendukung keberlanjutan program tersebut.

Tempe Martini dan Ubi
Tidak hanya sampai di situ, Artesian juga memiliki botanical
garden pribadi yang terletak di lantai 65 The Langham, Jakarta. Urban oasis
ini memungkinkan tim bar memanen berbagai bahan dalam kondisi paling segar,
termasuk kelor, pandan, dan sereh, sehingga setiap garnish dan infusion
menghadirkan esensi herbal dari setiap menu.