by Novi Nadya | 4 hours ago
Memasuki pertengahan Ramadan, biasanya agenda berbuka semakin terisi. Mulai dari ajang reuni kolega hingga momen berkumpul bersama keluarga, di beberapa tempat yang tanpa disadari telah menjadi bagian dari tradisi yang selalu dicari setiap tahun. Salah satu di antaranya adalah Legendary Iftar di Plataran Indonesia yang menawarkan pengalaman kaya sekaligus menghidupkan tradisi Ramadan dengan caranya sendiri.
Saat azan berkumandang dan transisi cakrawala perlahan membawa perubahan atmosfer, pertunjukan Rampak Bedug dan akustik Gambus bergantian menemani Anda saat bertukar tawa dan cerita sambil menikmati sajian iftar. Sebuah suasana yang menambah semarak, sekaligus menghadirkan kehangatan Ramadan yang penuh kebersamaan.
Sate Ayam Jeruk Kasturi Sampai Domba Kari Pistachio

Domba Kari Pistachio dan Lontong Sayur Ikan Bilis
Soal rasa, Plataran tentu tak perlu diragukan. Bahkan jika memilih menu secara acak sekalipun, setiap sajian tetap hadir dengan kelezatan yang terjaga. Namun dalam Legendary Iftar, ada proses riset tersendiri untuk menemukan menu-menu Nusantara yang paling tepat hadir di meja makan saat berbuka.

Kerapu Bungkus Daun Papua dan Sate Ayam Jeruk Kasturi
Mulai dari Sate Ayam Jeruk Kasturi dan Ayam Kayu Manis hingga Bistik Melayu Deli yang kaya rempah. Pilihan lain seperti Domba Kari Pistachio, Lontong Sayur Ikan Bilis, serta Kerapu Bungkus Daun Papua yang dimasak dengan teknik tradisional turut menghadirkan keragaman kuliner dari berbagai daerah.

Es Bongko Pandan dan Kunafa Ketan Item
Sebagai penutup, Bubur Pandan Kinca Nangka dan Kunafa Ketan Item memberikan sentuhan manis yang ringan namun tetap memuaskan.
Plataran Catering Services
Pengalaman ini juga meluas melalui layanan Plataran Catering Services, termasuk program Plataran at Your Home yang memungkinkan suasana berbuka khas Plataran dihadirkan di kediaman, kantor, maupun ruang privat lainnya. Sementara itu, hampers Ramadan yang dikurasi khusus turut menjadi pilihan bingkisan musiman yang membawa semangat berbagi selama bulan suci.
Di berbagai destinasi Plataran, Ramadan juga menjadi pengingat akan komitmen yang lebih luas terhadap manusia, budaya, dan lingkungan. Berlandaskan tiga pilar utama—Nature, Culture, dan Community—Plataran terus menghadirkan pendekatan hospitality yang menghormati tradisi sekaligus membuka ruang bagi koneksi dan kebersamaan yang lebih bermakna sepanjang Ramadan.