by Novi Nadya | 10 Jan 2026
Gaung Bar Takeover ERRE & Urrechu di Gran Meliá Jakarta semakin sejajar dengan popularitas makanannya. Perlahan namun pasti, restoran bernapaskan Basque Country ini memperluas perannya—dari destinasi kuliner menjadi ruang gaya hidup yang memadukan food, beverage, dan suasana dalam satu pengalaman utuh.
Menutup akhir 2025, ERRE & Urrechu Jakarta menghadirkan Bar Takeover yang terkurasi. Berkolaborasi dengan Modernhaus, Jakarta—posisi ke-12 Asia’s 50 Best Bars sekaligus memegang peringkat tertinggi di Indonesia—malam itu menandai seri keempat Bar Takeover mereka. Momentum ini menegaskan arah ERRE & Urrechu dalam membangun identitas barnya dengan keseriusan setara reputasi restorannya.

Appletini 2.0 racikan Maya Regatta dari Modernhaus Jakarta
Di balik bar, mixologist Maya Regatta dari Modernhaus menjadi sorotan dengan dua racikan yang langsung mencuri perhatian: Cempaka dan Appletini 2.0. Cempaka tampil aromatik dan berlapis, memadukan cempaka whiskey dengan Nomad Whisky, diseimbangkan supersour house-made dan hibiscus–ginger maple syrup. Karakternya hangat dan floral, berani dengan smooth finish.
Sementara itu, Appletini 2.0 menjadi favorit malam itu. Versi modern dari klasik ini menghadirkan profil rasa apel yang segar dan manis, diperkaya sentuhan jasmine ringan dan elegan. Menggunakan MOM Gin, white cacao whey, serta Giffard Pomme Verte dan Vanilla syrups, cocktail ini terasa approachable namun tetap kompleks—mudah disukai tanpa kehilangan kedalaman.
Sepanjang malam, area bar dipenuhi crowd yang datang bukan hanya untuk makan, tetapi untuk tinggal lebih lama dan menikmati setiap teguk racikan. DJ memainkan deretan hit yang menjaga energi tetap hidup, menggeser suasana dari dinner menuju late night.
Bar menjadi pusat perhatian, dan ERRE & Urrechu menunjukkan bahwa minuman tidak lagi berada di belakang, melainkan berdiri sejajar sebagai bagian dari pengalaman. Kali ini membawa dominasi energi feminin, bukan hanya satu Perempuan, melainkan tiga orang.

Kiki April & Citra Prasasti
Maya Regatta tak sendiri di balik bar. Malam itu juga hadir Kiki April dan Citra Prasasti, yang turut meramaikan Bar Takeover dengan racikan andalannya masing-masing. Kiki April memperkenalkan Piña Espumante No. 5, cocktail dengan rona keemasan yang mengingatkan pada kemewahan klasik. Menggunakan Nomad Spanish Whisky dan nanas difermentasi dengan rempah, racikan ini menghadirkan sensasi tropikal segar dengan tingkat playful yang pas.
Citra Prasasti menyuguhkan Imperial Verde (Imperial Green), cocktail berkarakter yang menonjolkan MOM Gin melalui pendekatan botanical dan carbonated deconstruction. Cocktail berwarna hijau indah ini memadukan cucumber, cilantro, dan citrus, menghasilkan rasa crisp, menyegarkan, bittersweet, tegas namun terkontrol.

Old Fashioned dari ERRE & Urrechu
Sebagai penutup, tuan rumah Aip Syarif, Beverage Manager sekaligus Head Mixologist Gran Meliá Jakarta, menghadirkan Daddy Old Fashioned—elevasi dari klasik Old Fashioned. Menggunakan Nomad Spanish Whisky, cocktail ini diperkaya sentuhan Giffard Lychee syrup, perasan cranberry juice, hint orange zest, dan bold Robusta coffee notes. Sebuah penegasan karakter sekaligus penutup matang untuk malam yang menempatkan bar sebagai pusat pengalaman.

Hidangan dari ERRE & Urrechu yang menggugah selera dipasangkan dengan cocktails.
Rangkaian minuman malam itu kami pasangkan dengan pilihan hidangan ringan dari ERRE & Urrechu. Mulai dari Ensalada de Aguacate dengan potongan alpukat chunky dan sentuhan smoky, sourdough ikonik yang disajikan bersama olive oil aromatik, hingga brioche tuna dan ribeye croquette—nibbles yang pas menemani keseluruhan racikan cocktail malam itu.
Malam itu berakhir di bawah cahaya lembut Glasshouse, di antara bayangan pohon olive, di mana setiap racikan cocktail dan setiap langkah terasa menyatu dalam satu pengalaman yang utuh—sebuah malam yang benar-benar membekas.
Gran Meliá Jakarta
Jl. H. R. Rasuna Said No.Kav X, Kuningan Timur
Jakarta Selatan 12950
+6221 526 8080