by Novi Nadya | 11 May 2026
Di wilayah wine yang paling dikenal di Prancis, sebuah bangunan bersejarah di Médoc memasuki bab baru. COMO Cordeillan-Bages hadir sebagai kelahiran kembali properti abad ke-19 di Bordeaux Left Bank, yang dibuka pada 1 Mei 2026.
Proyek ini menjadi langkah lanjutan dari COMO Hotels and Resorts di Prancis, sekaligus menandai properti ketiganya di negara tersebut, setelah kehadiran di Burgundy dan Saint-Tropez. Dibukanya kembali situs ini bukan semata ekspansi, tetapi sebagai kelanjutan dari cara merek asal Singapura ini membaca warisan, tempat, dan hospitality.

Kolaborasi dengan keluarga Cazes, pemilik Château Lynch-Bages, menjadi inti dari proyek ini. Dua keluarga dengan latar yang berbeda bertemu pada satu titik: cara melihat kemewahan sebagai sesuatu yang dibangun dari ketelitian, bukan hanya yang terlihat. Hal ini sejalan dengan karakter Médoc sendiri—wilayah yang dibentuk oleh kebun anggur, sejarah panjang, dan tempo yang tidak terburu-buru.

Transformasi properti ini ditangani oleh desainer Paola Navone, yang juga mengerjakan COMO Le Montrachet. Di tangan Navone, bangunan dengan jejak abad ke-17 ini tidak diubah menjadi sesuatu yang baru, tetapi dibaca ulang melalui material, tekstur, dan proporsi yang lebih kontemporer. Hasilnya adalah 28 kamar dan suite, termasuk dua COMO Suite, sebuah restoran gastronomi, serta area kolam renang 25 meter yang dilengkapi gym dan sauna.

COMO Cordeillan-Bages bergerak sebagai titik akses ke dunia wine Médoc. Melalui kedekatannya dengan Château Lynch-Bages, Anda memiliki kesempatan untuk merasakan pengalaman yang tidak selalu terbuka untuk publik, sekaligus berada di tengah salah satu lanskap wine paling berpengaruh di dunia.
Di luar properti, desa Bages yang dapat dicapai dengan berjalan kaki menghadirkan atmosfer yang berbeda—toko artisan kecil, bistro lokal, dan suasana yang tidak berubah tergesa. Lebih jauh, Médoc membuka lanskap yang lebih luas: kebun anggur, hutan pinus, hingga garis Atlantik yang hanya berjarak sekitar 30 kilometer.