Website Wedding Indonesia | Le Mariage Indonesia

Symphony of Eternity di Shangri-La Jakarta menghadirkan wedding showcase yang mengeksplorasi pertemuan tradisi dan modern dalam perayaan pernikahan yang lebih kontemporer dan personal

Symphony of Eternity di Shangri-La Jakarta menghadirkan wedding showcase yang mengeksplorasi pertemuan tradisi dan modern dalam perayaan pernikahan yang lebih kontemporer dan personal

Symphony of Eternity Shangri-La Jakarta Wedding Showcase: Titik Temu Harmoni Perayaan Cinta antara Tradisi dan Modern

by Novi Nadya | 11 Apr 2026

Merancang pernikahan kerap dimulai dari satu hal yang perlu diselaraskan: keinginan anak dan harapan orangtua yang tak selalu sejalan. Modern di satu sisi, tradisi di sisi lain. Namun hari ini, batas di antara keduanya mulai melebur—membuka ruang bagi interpretasi baru, seperti yang terlihat dalam Symphony of Eternity, wedding showcase yang dihadirkan Shangri-La Jakarta bersama Pranatacara dan Olivia Organizer pada 4–5 April 2026.

Sesuai tema yang diangkat, pernikahan masa kini dirayakan dalam banyak nada—sebuah simfoni berlapis yang tetap memiliki satu tujuan: untuk dikenang. Di Symphony of Eternity, setiap elemen diorkestrasikan ke dalam empat ruang berbeda—Grand Ballroom, Ceria Room, SATOO Garden, hingga Poolside Garden—yang tidak hanya memperlihatkan ragam venue, tetapi juga cara baru membingkai sebuah perayaan, dari musik, dekorasi, hingga detail.


Grand Ballroom


Grand Ballroom, yang tampil dengan permadani terbarunya, menjadi pusat showcase—menyatukan dekorasi, musik, pencahayaan, dan interaksi dalam satu lanskap yang menghadirkan dunia baru. Atmosfernya seakan mengantar pengunjung memasuki ruang imajinatif, salah satunya melalui instalasi tiga dimensi bertema fairy dari Aryagati Decoration, dengan lembaran-lembaran buku yang seolah hidup dan membacakan narasi kisah para pengantin. Narasi visual ini disandingkan dengan busana pengantin tradisional dari Gugi Nugraha, yang mempertemukan akar budaya dengan pendekatan kontemporer.


Sementara itu, Keola Project menghadirkan nuansa Peranakan dalam palet yang lebih vibrant, memadukan elemen kayu rotan dengan bunga berukuran besar menyerupai sculpture—memberi dimensi baru pada pelaminan yang semakin artistik.

“Rotan itu menarik untuk mempertemukan titik tradisi dan modernisasi, ditambah konsep Peranakan yang memang sudah bersifat fusion. Kayu membantu meredam warna bunga yang vibrant, sementara bunga sculpture memberi dimensi yang kini banyak diminati,” ujar Indra, pendiri Keola Project.

Di sisi lain, booth Shangri-La ditata dengan sentuhan musim gugur—pohon bernuansa hangat yang berpadu dengan lentera gantung, menciptakan suasana yang romantis sekaligus intimate. Para calon pasangan terlihat berbincang dengan para expert, mengubah ide-ide yang semula abstrak menjadi rencana yang semakin konkret.

Area ini dilengkapi dengan curated canapé, display wedding cake dan gifting, hingga sesi food tasting dan round table—memberi gambaran yang lebih nyata tentang bagaimana sebuah perayaan dirancang, dari awal hingga detail terkecilnya.

Alunan musik turut menjadi benang merah yang mengikat keseluruhan pengalaman. Divo Music membuka dengan orkestrasi penuh di hari pertama, sementara Kana Entertainment menghadirkan serenada bossa yang rileks—mengalir lembut, menemani percakapan dan langkah-langkah kecil menuju perayaan yang terasa semakin personal.


Sangjit nuansa Nusantara


Beralih ke area garden, di SATOO Garden narasi kembali bergeser ke akar tradisi. Prosesi sangjit diinterpretasikan ulang melalui palet warna cokelat yang hangat—mengambil alih warna merah yang selama ini identik. Pilihan ini terasa lebih membumi, menyatu dengan lanskap dan material SATOO Garden, sekaligus membuka kemungkinan baru dalam membaca ulang simbol-simbol budaya tanpa kehilangan esensinya, seperti payung, lampion, dan detail lainnya.



Warisan Tradisi dan Kemewahan Urban


Ceria Room

Bergeser ke area semi-outdoor, Ceria Room menawarkan suasana yang lebih hangat dan kental nuansa Indonesia. Dominasi warna hijau berpadu dengan eksplorasi drapery, instalasi string, serta reinterpretasi elemen budaya seperti gunungan dan janur—menciptakan bahasa visual yang menjembatani warisan tradisi dengan kemewahan urban.

Di sini, atmosfer terasa lebih santai. Tembang keroncong modern dari Taman Langit Entertainment mengalun ringan, mengiringi para calon pengantin saat memilih souvenir, undangan, hingga mengabadikan momen di Twins Photobooth—di mana hasil foto bahkan dapat dibawa pulang dalam bentuk magnet, yang tengah viral di Amerika Serikat.


Talkshow bersama konsultan pernikahan Indra Noveldy, sekaligus penulis Menikah Untuk Bahagia, turut melengkapi perspektif para calon pengantin untuk mempersiapkan diri menjadi suami-istri dan memaknai tujuan berkeluarga.

Termasuk sesi workshop meronce melati dari Sya Garden, yang kini diminati sebagai buket saat dipadukan dengan busana tradisional. Dengan cara pakai yang beragam—mulai dari gelang menjuntai hingga selendang—melati tampil sebagai aksesori yang standout.


Merangkul Generasi Baru


Poolside Garden

Berlanjut dari Ceria, pengunjung diajak menuju Poolside Garden. Dalam tenda transparan yang menghadap langsung ke langit terbuka, area ini terasa lebih segar dan ekspresif. Elemen alam diolah dengan pendekatan yang lebih playful—mulai dari pohon dengan potongan geometris hingga aksen buah sebagai bagian dari dekorasi. Sementara malam menghadirkan suasana yang lebih intim, ditemani kilau lampu dan langit terbuka.


Alunan string dan piano dari Lemontree memperkuat nuansa elegan di awal malam, sebelum beralih ke set DJ yang lebih dinamis—menjadi penutup yang merefleksikan bagaimana perayaan kini juga merangkul energi generasi yang lebih muda.

Dan mungkin, di tengah semua pilihan dan kemungkinan, pernikahan hari ini bukan lagi tentang pilihan mengusung tradisi atau modern—melainkan tentang menemukan cara yang terasa paling milik kita. 


Seluruh vendor yang berpartisipasi dalam Symphony of Eternity, Shangri-La Jakarta Wedding Showcase

Photo: Novi Nadya

Shangri-La Jakarta

Kota BNI

JL. Jend. Sudirman Kav. 1, Jakarta 10220 Indonesia


+62 21 2922 9999