by Gunawan Satyono | 18 Sep 2026
Open fire grill, live fire cooking, atau proses memasak menggunakan pit smoker menjadi salah satu tren global dalam dunia kuliner beberapa tahun belakangan dan terus berkembang di restoran premium, steakhouse, hingga fine dining. Seorang chef maupun pitmaster dituntut untuk memiliki keahlian dalam mengendalikan bara api, mengatur panas langsung dan tidak langsung, memanfaatkan aroma kayu sesuai dengan daging yang dipilih, serta memahami karakter api yang dihasilkan.

Toya Beach Bar & Grill - Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort
Sebagai salah satu signature restaurant dari Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, Toya Beach Bar & Grill tidak hanya hadir sebagai restoran al fresco dengan pemandangan langsung ke Samudra Hindia yang mempesona saat senja, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman, perayaan antara laut, api, dan cita rasa tropis Bali di balik menu yang disajikan.

Toya Beach Bar & Grill - Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort
Sebagai Sous Chef di Toya Bar and Grill, Baskara mengutamakan kualitas bahan utama yang fresh dan kualitas terbaik untuk disajikan di meja para tamu, dengan memanfaatkan char dan caramelized yang dihasilkan dari proses open fire grill.
Berikut ini live fire cooking experience di Toya Beach Bar & Grill - Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort
Appetizer
Wild Caught Tuna
Terinspirasi dari menu Tuna Tataki yang berasal dari Jepang, fresh
tuna loin diproses dengan seasoning salt, pepper, dan salad oil. Kemudian,
bagian luar tuna dipanggang menggunakan torch gun untuk memberikan aroma smoky
serta menciptakan warna cokelat agar lebih menarik tanpa mengubah tekstur di
dalamnya yang tetap lembut.
Sebelum disajikan, tuna loin dipotong menjadi tiga slice dan
disiram dengan Nan Jim sauce yang populer digunakan pada seafood, daging
panggang, dan hidangan bakar khas kuliner Thailand untuk memberikan keseimbangan
rasa antara rasa segar, asam, pedas, dan rasa fishy dari tuna. Sebagai finishing,
tuna diberi topping coriander, pineapple salsa, dan citrus.

Wild Caught Tuna
Wood-Fired Octopus
Diawali dengan melapisi bagian octopus dengan aluminium foil
bersama lemongrass, ginger, kaffir lime, dan salt, dilanjutkan dengan proses
braising selama 45 menit agar tentakel octopus lebih tender dan juicy. Proses selanjutnya, octopus di-grill
untuk memberikan aroma smoky dan sedikit tekstur crunchy pada octopus.
Saat penyajian, menu wood-fired octopus menggunakan labneh dan spring
onion essence sebagai campuran base sauce untuk memberikan tambahan tekstur yang
creamy dan smooth. Labneh sendiri dibuat dari Greek yoghurt yang disaring
hingga sebagian airnya hilang sehingga menghasilkan tekstur yang lebih kental,
creamy, dan smooth.
Wood-fired octopus disajikan dengan charred corn dan curly parsley
sebagai side dish.

Wood-Fired Octopus
Main Course
Australian Black Angus Ribeye 300 gram
Dimasak dengan tingkat kematangan medium, Australian Black Angus
Ribeye menjadi salah satu prime cut dengan cita rasa yang rich dan juicy.
Hanya menggunakan seasoning minimalis, yakni salt and pepper, agar memunculkan karakter
alami dari ribeye tersebut, steak disajikan bersama chimichurri sauce sebagai
condiment untuk memberikan rasa herbal yang segar dan sedikit asam.
Sementara itu, sebagai garnish disajikan cherry tomato dan
rosemary, sedangkan sweet potato fries with cheese sauce disajikan sebagai side
dish.

Australian Black Angus Ribeye 300 gram
Menggunakan iga daging babi berukuran lebih kecil dari bagian
bawah tulang rusuk, baby pork spare ribs direbus terlebih dahulu selama 2,5 jam
bersama daun bawang, wortel, bawang putih, bawang Bombay, dan serai, agar
daging matang dan menghasilkan tekstur yang lembut serta juicy. Sebelum
dipanggang dengan tingkat kematangan well done, baby pork spare ribs dibumbui
dengan shoyu, garlic, chili flakes, dan sesame seeds
untuk memberikan kombinasi rasa asin, manis, dan umami.
Baby Pork Spare Ribs menggunakan garnish curly parsley dan irisan
cabai merah serta side dish creamy cucumber slaw dan coleslaw, sedangkan
secondary side dish menggunakan grilled baby romaine dengan garlic powder,
crumble, basil essence, serta ricotta cheese.

Dessert
The Equator
Snickers Bar menjadi salah satu chocolate bar yang memiliki textural
contrast paling lengkap dengan profil rasa sweet, savoury, creamy, chewy,
dan crunchy. Di Toya, Chef Baskara melakukan food reconstruction dengan tetap
mempertahankan DNA chocolate bar yang dibuat secara homemade, menggunakan
campuran gluten-free chocolate, dan peanut. Sebagai bagian dari dessert
components selain chocolate bar, The Euquator menggunakan whipped cream,
cocoa nib meringue, chocolate tuile crumble, dan orange jelly.

The Equator
Piña Colada
Toya Beach Bar & Grill menghadirkan sebuah
dessert translation yang terinspirasi dari classic cocktail Piña Colada,
dengan tetap mempertahankan profil rasa khasnya melalui perpaduan pineapple dan
coconut. Sebagai komponen utama, pineapple salsa yang dipadukan dari kombinasi
pineapple, pineapple juice, pineapple puree, star anise, clove, cinnamon, dan
simple syrup, menghasilkan karakter rasa tropis yang manis, segar, dan aromatik
dengan tekstur yang lebih kental dibandingkan puree.
Sebagai pelengkap, mango sorbet dihadirkan untuk memberikan sensasi dingin dan segar dengan keseimbangan rasa manis dan asam yang kontras dengan pineapple salsa. Saat penyajiannya, dessert ini dilengkapi dengan coconut meringue serta honeycomb tuile untuk menciptakan tekstur yang lebih kaya saat menikmati interpretasi modern dari Piña Colada.

Piña Colada
Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort
Lot N5, ITDC Tourism Complex Nusa Dua, Badung, Bali 80363 Indonesia
+62 361 849 2888