Website Wedding Indonesia | Le Mariage Indonesia

Saat Saniharto dan Tex Saverio Membiarkan Melati Bermekaran Menjadi Furnitur Couture | Le Mariage Indonesia
Fashion designer Tex Saverio dan CEO Saniharto, Merysia Enggalhardjo

Fashion designer Tex Saverio dan CEO Saniharto, Merysia Enggalhardjo

Saat Saniharto dan Tex Saverio Membiarkan Melati Bermekaran Menjadi Furnitur Couture

by NN | 17 Nov 2025

Sama-sama berangkat dari dunia desain, dua jenama high-end Saniharto dan Tex Saverio bertemu pada obsesi yang sama: detail yang tidak pernah dianggap remeh. Saniharto, produsen furnitur mewah yang dikenal akan presisi manufaturnya, dan Tex Saverio desainer fashion kelas dunia degan sensibilitas avant-garde, bertukar pendekatan melalui medium yang berbeda tapi saling memahami.

Dari kolaborasi kreatif selama lima tahun itu, lahirlah Melati Colleciton, 13 furnitur couture yang memadukan dedikasi Saniharto terhadap detail dan keberlanjutan dengan imajinasi Tex akan teknik adibusana, dari laser-cut hingga embroiderie yang diterjemahkan secara halus ke permukaan kayu.

JENAR, credenza multifungsi dari Melati Collection


Koleksi ini mengambil bentuk dalam oak cokelat tua, dihiasi aksen kuningan dan sentuhan emas yang menangkap kilau lembut melati tanpa kesan berlebihan. Kelopak-kelopak dan sulurnya seolah bermekaran dari kaki meja, menghadirkan estetika dan strukutur inovatif. Ada pula mahkota, lemari armorie dengan ukiran rumit yang terasa seperti perhiasan ruang, hingga Jenar, credenza multifungsi yang memberi kesan seakan bunga tumbuh dari perabot itu sendiri.


REKAH, drawer dengan ornamen kaki meja dari melati


"Visi saya adalah menerjemahkan keseimbangan lembut dari melati menjadi karya furnitur yang tidak hanya memperindah ruang, tetapi juga menceritakan kisah tentang keindahan, warisan, dan ketenangan," ujar Tex Saverio. 


Bagian dari Perayaan 35 Tahun Saniharto


Seri Mahkota dari Melati Collection, Saniharto x Tex Saverio 


Melati Collection tak hanya menandai cakrawala baru dalam perjalanan kreatif Tex dan Saniharto, tetapi juga menjadi bagian penting dari perayaan 35 tahun Saniharto. Sebuah momen reflektif yang sekaligus membuka arah baru kolaborasi dengan fashion designer.

"Tonggak ini menandai perjalanan kami selama 35 tahun dalam menegakkan standar keunggulan. Sebuah penghormatan terhadap komitmen dan semangat yang terus membawa kami melangkah maju," ungkap CEO Saniharto, Merysia Enggalhardjo.




Design Director Saniharto, Francine Denise, membawa semangat serupa dalam koleksi terbaru ini, sembaru terus menggaungkan warisan budaya untuk membawa Indonesia ke panggung global.

"Setiap desain diciptakan untuk menghadirkan harmoni, keanggunan, dan ketenangan dalam setiap interior, mengubah ruang menjadi pengalaman yang berkesan," jelasnya.

Selama tiga setengah dekade, Saniharto berkembang menjadi salah produsen furnitur kustom terkemuka di dunia. Mengkhususkan diri pada furnitur residensial dan kontrak berteknologi tinggi, Saniharto telah mengisi berbagai hotel mewah mulai dari Raffles Jakarta, Fairmont Jakarta, InterContinental Jakarta, Park Hyatt Jakarta, Hotel Mulia Jakarta, hingga Padma dan Renaissance Bali.

Secara internasional, portofolionya mencakup properti bergengsi seperti Raffles, Ritz-Carlton, Four Seasons, Mandarin Oriental, dan Fairmont di berbagai belahan dunia.