Website Wedding Indonesia | Le Mariage Indonesia

‘Mata Aksara’ The Meru Sanur: Mengenalkan Budaya Bali Melalui Seni Storytelling dan Mengawali Bali Berkisah 2025 | Le Mariage Indonesia
Peluncuran program 'Mata Aksara' sekaligus perilisan novel karya Andre Syahreza berjudul 'Semua Karena Nirankara'

Peluncuran program 'Mata Aksara' sekaligus perilisan novel karya Andre Syahreza berjudul 'Semua Karena Nirankara'

‘Mata Aksara’ The Meru Sanur: Mengenalkan Budaya Bali Melalui Seni Storytelling dan Mengawali Bali Berkisah 2025

by NN | 30 Mar 2025

Dalam sebuah langkah inovatif, The Meru Sanur mempersembahkan ‘Mata Aksara’, sebuah program yang menyatukan berbagai disiplin seni dan budaya untuk merayakan kekayaan Bali. Menyediakan wadah bagi seniman, pakar budaya, dan tokoh sastra, program ini bertujuan untuk memperkenalkan Bali ke dunia dengan cara yang lebih mendalam dan bermakna.

 

Berkolaborasi dengan Yayasan Mudra Swari Saraswati, penyelenggara dari Ubud Writers & Readers Festival, ‘Mata Aksara’ tidak hanya menghidupkan kembali seni storytelling yang telah lama menjadi bagian integral dari budaya Bali. Namun juga menandai dimulainya Bali Berkisah 2025— sebuah perayaan literasi dan kekayaan cerita yang akan menghubungkan Bali dengan dunia lewat kata-kata yang digelar di Sutasoma Lounge, The Meru Sanur, 21 Maret 2025.



Andre Syahreza Merilis Novel Perdana



Andre Syahreza meluncurkan novel debutnya 'Semua Karena Nirankara'

 


Dalam acara ini, penulis Indonesia terkemuka Andre Syahreza, meluncurkan novel debutnya ‘All Because of Nirankara’ (Semua Karena Nirankara). Terinspirasi dari karya sastra klasik ‘Sukreni, Gadis Bali’ yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1936.

 

Setelah hampir 90 tahun berlalu, Andre Syahreza menghadirkannya dalam versi baru menampilkan pesona budaya Bali melalui pendekatan yang lebih segar dan kontemporer. Kekuatan novel terletak pada kemampuan Andre mengemas kisahnya dengan bahasa yang ringan dan mudah dicerna, menjadikannya sangat relevan bagi pembaca dari segala usia, termasuk generasi muda, khususnya Gen Z.

 

“Kisah dalam novel ini berbeda dari novel Sukreni yang asli, meskipun memiliki DNA yang sama. Saya menggunakan bahasa yang lebih mudah dipahami agar dapat dijangkau oleh generasi X, Y, dan Z namun tetap mempertahankan esensi sastra,” ujar Andre Syahreza yang merasa bersyukur atas kesempatan berkolaborasi dengan The Meru Sanur untuk melestarikan budaya sastra.

 

Pernyataan tersebut disambut positif oleh General Manager The Meru Sanur Ed Brea yang merasa bangga dapat berkontribusi pada komunitas lokal dengan menghargai bakat dan budaya. Kolaborasi ini juga sejalan dengan filosofi hidup Bali yang dijunjung tinggi oleh The Meru Sanur, yaitu filosofi Tri Hita Karana, yang mencakup keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan.

 

“Kami sangat senang dapat mendukung karya terbaru Andre Syahreza melalui kolaborasi ini bersama Bali Berkisah dan Ubud Writers & Readers Festival. Acara ini juga menjadi awal dari berbagai upaya kami untuk menonjolkan budaya dan pariwisata Bali lewat suara para seniman, pakar budaya, dan tokoh sastra,” tambah Brea.




Andre Syahreza bersama para pembicara tamu


 

Dalam peluncuran buku tersebut, menghadirkan pembicara tamu Wangsa Loka yang dikenal berkat narasi budaya melalui kisah perjalanannya. Selain itu, ada Putu Tiwi, seorang penulis dan konten kreator muda, turut berbagi wawasan tentang budaya Bali dan perjalanan pribadinya. Lalu Dee Lestari penulis novel ‘Supernova’ juga hadir memberi dukungannya dan meyakini bahwa novel Andre Syahreza akan memenuhi ekspektasi para pembaca.


Komitmen The Meru Sanur dalam Promosi Budaya 



'Mata Aksara' mempromosikan budaya Bali melalui seni storytelling

 


Sementara itu, Director of Marketing Communication The Meru Melody Siagian, menjelaskan bahwa pemilihan nama ‘Mata Aksara’ mencerminkan makna mendalam dari kata-kata-kata atau ‘Aksara’. Yang tidak hanya dapat dilihat oleh mata, tetapi juga dipahami dengan kebijaksanaan hati.

 

“Mata Aksara adalah program signature The Meru Sanur yang menonjolkan komitmen resor dalam mempromosikan budaya Bali melalui seni storytelling. Dengan bekerja sama dengan Bali Berkisah 2025, menampilkan karya sastra Bali serta mendukung bakat-bakat baru Indonesia,” tutup Melody.

 

Acara Bali Berkisah yang lebih luas telah berlangsung di Graha Yowani Suci, Denpasar pada 22 sampai 23 Maret 2025.

The Meru Sanur

Jalan Hang Tuah

Sanur, Denpasar Selatan

Bali 80227


+62 361 201 2000