by GS | 13 Mar 2019
Aman dengan bangga mengumumkan resor ketiganya di Jepang dengan meluncurkan
Aman Kyoto,
yang dijadwalkan dibuka pada 1 November 2019. Terletak di secret garden dekat dengan Kuil Kinkaku-ji Kuil (Golden Pavillion) yang merupakan salah satu UNESCO
World Heritage Sites, resort ini memiliki 24 kamar dan dua vila dua kamar
tidur, terletak di country’s ryokan (penginapan tradisional) dan Onsen (pemandian air panas).
Aman Kyoto berada di lahan seluas 80 hektar, terdiri dari 72 hektar hutan permanen dan 8 hektar taman yang sangat indah yang dimiliki beberapa dekade oleh pemilik sebelumnya, seorang kolektor Obi (sabuk untuk kimono) paling terkenal di Jepang.
Tujuannya yang belum direalisasi adalah untuk menyimpan koleksinya di museum tekstil yang akan dibangun di dalam taman. Aman merasa terhormat untuk menjadi ‘penjaga taman’ berikutnya, memberikannya kehidupan baru dan melindunginya untuk beberapa dekade yang akan datang.
Aman Kyoto resor ini adalah mahakarya arsitektur yang diciptakan oleh Kerry Hill Architect, yang juga mendesain Amanemu. Terdiri dari serangkaian standalone pavillion, masing-masing dengan fungsi yang berbeda, Aman Kyoto termasuk Arrival, Living, Dining, dan Spa Paviliions, dan empat Guest Pavilion yang memiliki 24 kamar.
Masing-masing dari 24 kamar dan dua vila Aman
Kyoto adalah konsep baru kontemporer dari tradisional ryokan. Dengan
desainnya sangat minimalis, kamar-kamarnya memiliki jendela yang bias melihat
taman secara langsung, tatami mats yang
menutupi lantai, dan tokonoma (lemari tempat di mana barang-barang untuk artistik dipajang).
Aman
Kyoto Signature Restaurant, terletak
di Dining Pavilion akan menjadi salah
satu landmark dari Japan’s most
celebrated gastronomical regions. Menyajikan Japanese haute
cuisine, dengan multicourse dining
experiences, yang diambil dari bahan – bahan lokal.
Masakan gaya Kyoto obanzai yang dimasak sendiri akan disajikan sepanjang hari, dan para tamu juga dapat menikmati teh sore hari dan bamboo picnic hampers untuk menikmati al fresco di taman atau hutan. Taman itu sendiri sangat ideal untuk acara outdoor events, dari small private dinners, weddings, yoga, dll.
Fasilitas onsen tradisional, menggunakan air dari mata air lokal, yang memberikan relaksasi dan penyembuhan,
sambil berbagai perawatan dengan memanfaatkan
apotek alami berlimpah di Jepang - termasuk
Kyoto Green Tea yang terkenal,
Tanba kuromame, saké lokal, dan cold pressed tsubaki (camellia oil)
Vladislav
Doronin, Ketua dan CEO Aman, mengatakan, ‘Mengikuti kesuksesan Aman Tokyo
dan Amanemu, Aman Kyoto akan menambah ciri khas
lain untuk melanjutkan perjalanan lanjutan kami serta komitmen kami di Jepang.
Aman Kyoto akan mewujudkan semangat sejati Aman, memadukan prinsip – prinsip estetika dan struktur yang sederhana namun tetap menyatu dengan alam, seperti yang dinkonsepkan oleh Almarhum Kerry Hill dan timnya. Kami berharap dapat mengungkap banyak hal mengenai Kyoto melalui Aman dan berbagi rahasia di taman kami yang mempesona. '
www.aman.com/kyoto