by Novi Nadya | 12 May 2026
1945 Restaurant di Fairmont Jakarta membaca dan menata ulang ragam kuliner Indonesia bersama Chef de Cuisine Yopi Tumeru, dengan sentuhan personal dan membangkitkan nostalgia. Menu-menu baru yang ia hadirkan berasal dari ingatan dan pengalaman yang dekat dengan rumah—resep yang tumbuh dari keseharian, lalu disusun ulang untuk konteks hotel bintang lima tanpa kehilangan rasa asalnya.
Ada rasa yang tidak sepenuhnya bisa dipisahkan dari memori. Beberapa hidangan di sini tampak dan terasa familiar. Seperti saat kami menikmati jamuan 11 hidangan yang disajikan dalam format makan tengah.

Chef Yopi Tumeru
“Menu-menu ini membawa kenangan personal bagi saya, termasuk beberapa hidangan favorit keluarga,” begitu pendekatan yang membentuk arah dapurnya. Di sini, kuliner tidak hanya dibentuk oleh teknik, tetapi juga oleh ingatan yang ikut dibawa masuk ke dalam proses memasak.
Rangkaian Rasa

Tuna Gohu dan Jimbaran Soup
Seperti pembuka, Tuna Gohu hadir dengan kesegaran yang langsung terasa, dipadukan dengan renyahnya chips tempe yang memberi kontras tekstur di awal bersantap. Jimbaran Soup, salah satu favorit Chef Yopi, membawa rasa ringan, segar, dengan keseimbangan rasa yang terjaga.

Sayap Woku dan Wagyu Beef Rendang
Sayap Woku menjadi salah satu yang paling mudah diingat, dibuat dengan mouse, tanpa tulang dengan tekstur lembut dan juicy. Wagyu Beef Rendang juga menjadi highlight, dagingnya sangat empuk, dengan rasa rendang yang tetap familiar namun terasa refined.

Pecel Kembang dan Kembang Pepaya
Di bagian sayur, Pecel Kembang hadir dengan saus kacang yang medok dan seimbang, Kembang Pepaya memberi kesegaran ringan, sementara Rahan Tuna dengan sambal rica-rica serta Bebek Crown Panggang dengan sambal matah menghadirkan dua arah rasa yang berbeda—tajam dan berani di satu sisi, segar dan aromatik di sisi lain.

Dessert Adora Sumsum, Es Podeng, Ketimus, Bika Ambon, hingga Nastar tersaji dalam satu rangkaian kecil, seperti rangkuman dari banyak lapisan rasa yang sudah dilewati.